Sunday, March 1, 2015

Pertemuan 1 Matkul Sistem Informasi Perencanaan - Pemahaman mengenai Pengertian, Jenis Data, dan Sumber Data SIG



PEMAHAMAN MENGENAI PENGERTIAN, JENIS DATA, DAN SUMBER DATA SIG

1)         Pengertian Sistem Informasi Geografis   
Istilah Sistem Informasi Geografis (SIG) merupakan gabungan tiga unsur pokok, yaitu sistem, informasi, dan geografis. Sistem Informasi Geografis (bahasa Inggris:  Geographic Information System Disingkat GIS) adalah sistem informasi khusus yang mengelola data yang memiliki informasi spasial (bereferensi keruangan). Komponen-komponen pendukung SIG terdiri dari lima komponen yang bekerja secara terintegrasi yaituperangkat keras (hardware), perangkat lunak (software), data, manusia, dan metode. Informasi geografis adalah data yang ditempatkan dalam konteks ruang dan waktu. Software SIG merupakan software yang dapat digunakan untuk menghasilkan gabungan data spasial dan data non spasial (atribut).
Gambar 1.Contoh Gabungan Data Spasial dan Non Spasial pada GIS

2)         Data
Data adalah fakta mengenai objek, peristiwa, dan aktivitas yang dinyatakan oleh nilai (angka, karakteristik, simbol). Pada prinsipnya terdapat dua jenis data untuk mendukung SIG yaitu :
v  Data Spasial (Keruangan)
Data spasial adalah data yang bereferensi geografis atas representasi obyek di bumi. Data spasial pada umumnya berdasarkan peta yang berisikan interprestasi dan proyeksi seluruh fenomena yang berada di bumi. Fenomena tersebut berupa fenomena alamiah dan buatan manusia. Pada awalnya, semua data dan informasi yang ada di peta merupakan representasi dari obyek di muka bumi. Sesuai dengan perkembangan, peta tidak hanya merepresentasikan obyek-obyek yang ada di muka bumi, tetapi berkembang menjadi representasi obyek diatas muka bumi (diudara) dan dibawah permukaan bumi.
Data spasial mempunyai pengertian lain yaitu data yang mempresentasikan aspek keruangan dari suatu fenomena atau mengidentifikasikan posisi geografis suatu fenomena. contoh data spasial antara lain letak suatu wilayah, posisi sumber minyak bumi,dsb.
Data spasial memiliki dua jenis tipe yaitu vektor dan raster. Model data vektor menampilkan, menempatkan, dan menyimpan data spasial dengan menggunakan titik-titik, garis-garis atau kurva, atau poligon beserta atribut-atributnya. Model data Raster menampilkan, dan menyimpan data spasial dengan menggunakan struktur matriks atau piksel – piksel yang membentuk grid. Pemanfaatan kedua model data spasial ini menyesuaikan dengan peruntukan dan kebutuhannya. Jadi, data spasial adalah gambaran nyata suatu wilayah yang terdapat di permukaan bumi. Umumnya direpresentasikan berupa grafik, peta, gambar dengan format digital dan disimpan dalam bentuk koordinat x,y (vektor) atau dalam bentuk image (raster) yang memiliki nilai tertentu. Software yang digunakan untuk data spasial ialah software AutoCAD. Bentuk-bentuk data spasial terbagi 3, yaitu:
·         Titik (dot)
Sebuah titik dapat menggambarkan objek geografi yang berbeda-beda menurut skalanya. Sebuah titik menggambarkan kota jika pada peta skala kecil, tetapi menggambarkan objek tertentu yang lebih spesifik dalam wilayah kota, misalnya posisi pasar atau terminal, jika pada peta skala besar.
·         b) Garis (polyline)
Sebuah garis juga dapat menggambarkan objek geografi yang berbeda-beda menurut skalanya. Sebuah garis menggambarkan jalan atau sungai pada peta skala kecil, tetapi menggambarkan batas wilayah administratif pada peta skala bear.
·         c) Area (polygon)
Seperti halnya titik dan garis, area juga dapat menggambarkan objek yang berbeda menurut skalanya. Area dapat menggambarkan wilayah hutan atau sawah pada peta skala besar.


Gambar 2.Contoh Data Spasial pada AutoCAD

v  Data Non Spasial (Atribut/Deskripsi)
Data non spasial adalah data berbentuk tabel dimana tabel tersebut berisi informasi- informasi yang dimiliki oleh obyek dalam data spasial. Data tersebut berbentuk data tabular yang saling terintegrasi dengan data spasial yang ada. Data atribut atau tabular menyimpan informasi tentang nilai atau besaran dari data grafis. Untuk struktur data vektor, data atribut tersimpan secara terpisah dalam bentuk tabel. Sementara pada struktur data raster nilai data grafisnya tersimpan langsung pada nilai grid atau piksel tersebut.
Dengan kata lain, data non spasial adalah data yang mempresentasikan aspek-aspek deskripsi/penjelasan dari suatu fenomena di permukaan bumi dalam bentuk kata-kata, angka, atau tabel. contoh data atribut misalnya kepadatan penduduk, jenis tanah, dsb. Contoh software yang digunakan untuk data spasial ialah software DataBase dan Lotus. Bentuk-bentuk data atribut ada 2 yaitu:
  • data kuantitatif (angka-angka/statistik), contoh: jumlah penduduk
  • data kualitatif (kualitas/mutu), contoh: tingkat kesuburan tanah
Tabel 1. Contoh Atribut Daftar Alamat
Nama
Alamat
Kota
Telpon
Anik Andriani
Jl. Patimura 23
Jakarta
(021) 2463251
Totok Gunawan
Jl. Kaliurang km 5
Yogyakarta
(0274) 236524
Joudie Luntungan
Jl. Diponegoro 37
Menado
(0431) 54291
Komang Suantara
Jl. Sudirman 45
Denpasar
(0361) 465324
Muhamad Ali
Jl. Tanjung Seng 27
Palu
(0451) 27154

Setiap baris dalam tabel di atas mengandung satu informasi seseorang. Dalam konteks database setiap baris adalah record. Setiap record mengandung beberapa informasi yang berbeda dari seseorang. Informasi yang berbeda tersebut disebut dengan field. Satu kolom adalah satu field. Tabel di atas terdiri dari 4 field, yaitu nama, alamat, kota, dan telpon.

3)         Sumber Data SIG
Sumber data yang dapat digunakan dalam masukan data antara lain data pengindraan jauh, data teristris, dan data peta
1.    Data Lapangan (Teristis)
Data yang diperoleh secara langsung (data primer) dari hasil pengamatan /pengukuran di lapangan Contoh: data sensus penduduk (yang berkaitan dengan jumlah, jenis kelamin dan komposisi penduduk serta tingkat perekonomian penduduk), kesuburan dan keasaam (PH) tanah curah hujan, suhu.
2.    Data Peta
Data peta adalah data yang sudah dalam bentuk peta yang siap digunakan. Guna keperluan SIG melalui komputerisasi, data-data dalam peta dikonversikan ke dalam bentuk digital. Sebuah peta harus benar-benar mempresentasikan sebagian atau seluruh permukaan bumi. Oleh karena itu, sebuah peta harus memenuhi syarat-syarat berikut ini:
a)    Jarak antartitik pada peta harus sesuai dengan jarak antartitik sesungguhnya di permukaan bumi.
b)    Luas wilayah pada peta harus sesuai dengan luas wilayah sesungguhnya.
c)    Sudut atau arah sebuah garis pada peta harus sesuai dengan sudut arau arah yang sesungguhnya di permukaan bumi.
d)    Bentuk sebuah objek pada peta harus sesuai dengan bentuk yang sesungguhnya di permukaan bumi.
3.    Data Penginderaan Jauh
Data yang diperoleh dengan menggunakan sensor tanpa kontak langsung dengan obyek.
Data pengindraan jauh berupa citra, baik citra foto maupun nonfoto. Apabila sumber data berupa foto udara, harus diolah terlebih dahulu dengan cara interpretasi, kemudian disajikan dalam bentuk peta. Namun apabila berupa citra satelit yang sudah dalam bentuk digital dapat langsung digunakan setelah dilakukan koreksi seperlunya.

Rujukan

7 comments:

  1. blog nya sangat bermanfaat

    kunjungi juga website saya <1511500034@mahasiswa.atmaluhur.ac.id> => https://sites.google.com/mahasiswa.atmaluhur.ac.id/istaryani/beranda => http://istaryani.mahasiswa.atmaluhur.ac.id/
    terima kasih

    ReplyDelete
  2. Menarik, semoga banyak yang makin tertarik dengan GIS
    Kunjungi website saya : https://alfian.mahasiswa.atmaluhur.ac.id/
    Juga website kampus saya : http://www.atmaluhur.ac.id/

    ReplyDelete
  3. website ini , membantu saya memahami tentang database yang digunakan dalam GIS .......
    INI keren ya gan , latar belakang website nya .
    jangan bosan nulis website ya gan......
    update terus ya..

    Oia jangan lupa kunjungi website saya ya gan ,
    Di http://ria.mahasiswa.atmaluhur.ac.id
    Dan website kampus saya
    Di http://www.atmaluhur.ac.id

    ReplyDelete
  4. tulisan ini sangat membantu saya, trimakasih banyak

    ReplyDelete
  5. terima kasih gan atas materi nya , mohon ditambahkan untuk materi ttg pemanfaatan sig untuk kehidupan sehari-hari gan , mohon infoonya ya

    oh ya jangan lupa berkunjung ke website saya https://flashpackers.mahasiswa.atmaluhur.ac.id dan website kampus saya http://www.atmaluhur.ac.id

    ReplyDelete
  6. ternyata data spasial terbagi 3 saya baru tahu terimakasih kakak atas artikelnnya
    Jangan lupa ya.. kunjungi juga website saya https://yeladevista.mahasiswa.atmaluhur.ac.id
    Dan website kampus saya http://www.atmaluhur.ac.id

    ReplyDelete
  7. Thanks untuk infonya.sangat membantu sekali.
    Kunjungi website saya yach : https://sites.google.com/mahasiswa.atmaluhur.ac.id/junikartika/beranda?authuser=3
    Dan website kampus saya : www.atmaluhur.ac.id

    ReplyDelete